BERSAMA GARUDA MENUJU BUMI CENDRAWASIH

Tanah Papua tanah yang kaya
surga kecil jatuh ke bumi
Seluas tanah sebanyak madu
adalah harta harapan

Tanah papua tanah leluhur
Disana aku lahir
Bersama angin bersama daun
Aku di besarkan

Hitam kulit keriting rambut aku papua
Hitam kulit keriting rambut aku papua
Biar nanti langit terbelah aku papua
(Edo Kondologit)

DSC_0163

Saya selalu terharu mendengar lagu Tanah Papua. Sama terharunya saat mendengar lagu Yogyakarta, tempat tinggal saya dahulu. Saya merasa Papua merupakan salah satu kampung halaman saya, dan saya berharap suatu saat bisa kembali lagi kesana.

3 tahun lalu saya bekerja di sebuah LSM internasional dengan penempatan di pulau paling timur Indonesia. Sejak kuliah saya memang sudah tertarik untuk bisa berkunjung ke Papua. Raja Ampat dan Wamena merupakan dua tempat yang memang menjadi daya tarik untuk berkunjung ke Papua. Untuk dapat sampai ke Jayapura, saya melakukan berjalanan selama hampir 6 jam dengan maskapai Garuda. Ini merupakan penerbangan terjauh yang pernah saya lakukan. Awalnya saya takut dan gelisah ketika harus melakukan perjalanan jauh dengan pesawat, mengingat banyaknya kecelakaan pesawat yang terjadi. Namun, banyak rekomendasi positif bahwa Garuda merupakan salah satu penerbangan yang aman, nyaman, dan terlebih lagi ketepatan waktunya. Sehingga saya merasa sedikit tenang.

171575_1716034073931_1653121_o

Welcome to Sentani Airport

Berdasarkan pengalaman saya bersama Garuda, Garuda selalu memberikan pelayanan yang baik kepada customernya. Mereka memperhatikan hal-hal kecil guna membuat customer merasa nyaman selama melakukan penerbangan bersama Garuda. Sebagai contoh adalah makanan, selimut, dan hiburan elektroniknya. Disamping itu, saya juga merasa aman ketika menyimpan barang saya dalam bagasi. Saya tidak takut akan kehilangan maupun kerusakan. Proses check in yang dapat dilakukan di counter Garuda manapun sangat mempermudah saya, sehingga tidak perlu terburu-buru untuk antri check in di bandara. Banyak kemudahan dan faktor keamanan yang ditawarkan Garuda, yang membuat saya senang menggunakan maskapai ini, terlebih untuk perjalanan jauh seperti ke Papua.

Papua, merupakan surga di muka bumi. Pulau ini menyimpan pemandangan alam yang luar biasa indah. Impian saya untuk berkunjung ke Raja Ampat dan Wamena pun tercapai. Namun, tidak hanya dua tempat ini saja yang membuat saya jatuh cinta pada Papua. Ada monumen McArthur dengan pemandangan danau Sentani dari atas bukit, danau Sentani dengan bukit-bukit teletubbies yang mengagumkan, pantai Base G dan Harlen dengan pasir putihnya, serta kampung Enggrose di sebuah teluk yang indah.

Saya ingin berbagi sekilas mengenai keindahan bumi Cendrawasih yang tidak hanya terkenal karena emas belaka :

Pemandangan kota Jayapura di malam hari. Nampak pelabuhan dan Jayapura City Tower dari kejauhan.

Pemandangan kota Jayapura di malam hari. Nampak pelabuhan dan Jayapura City Tower dari kejauhan.

Pantai Harlan, pantai pasir putih yang masih minim pendatang sehingga berasa berkunjung ke pulau pribadi. Untuk tiba di pantai ini, kita perlu menggunakan mini speed boat sekitar 30 menit.

Pantai Harlan, pantai pasir putih yang masih minim pendatang sehingga berasa berkunjung ke pulau pribadi. Untuk tiba di pantai ini, kita perlu menggunakan mini speed boat sekitar 30 menit.

Pemandangan Lembah Baliem di Wamena yang luar biasa. Saya harus trekking kurang lebih 2 jam untuk mendapatkan pemandangan ini.  Selama trekking kita akan melihat jajaran lembah baliem yang mengelilingi Wamena.

Pemandangan Lembah Baliem di Wamena yang luar biasa. Saya harus trekking kurang lebih 2 jam untuk mendapatkan pemandangan ini. Selama trekking kita akan melihat pemandangan alam berupa gunung-gunung dan honai-honai, serta penduduk yang sedang beraktivitas.

Pemandangan danau Sentani dari monumen Mc Arthur. Monumen ini merupakan peninggalan perang dunia ll. Dari sini kita dapat melihat juga pemandangan kota Jayapura, dan merupakan spot yang bagus untuk melihat sunset.

Pemandangan danau Sentani dari monumen Mc Arthur. Monumen ini merupakan peninggalan perang dunia ll. Dari sini kita dapat melihat juga pemandangan kota Jayapura, dan merupakan spot yang bagus untuk melihat sunset.

Salah satu spot terbaik untuk menikmati indahnya danau Sentani. Untuk sampai ketempat ini kita harus melewati ilalang yang tinggi. Tempat ini merupakan salah satu spot favorite saya, dan merupakan pilihan saya untuk prewedding :)

Salah satu spot terbaik untuk menikmati indahnya danau Sentani. Untuk sampai ketempat ini kita harus melewati ilalang yang tinggi. Tempat ini merupakan salah satu spot favorite saya, dan merupakan pilihan saya untuk prewedding :), karena belum tentu ada tempat seindah ini di Indonesia.

Pantai Base G di Jayapura. Pantai pasir putih, dan meskipun cukup ramai dikunjungi pengunjung namun Base G cukup bersih dan terawat.

Pantai Base G di Jayapura. Pantai pasir putih, dan meskipun cukup ramai dikunjungi pengunjung namun Base G cukup bersih dan terawat.

Kampung Enggrose terletak di teluk Yotefa. Untuk sampai ke tempat ini kita harus naik speed selama 15 menit. Perkampungan penduduk yang terletak diatas air. Yang menarik dari tempat ini adalah adanya monumen Injil masuk Papua. Konon katanya injil pertama kali masuk di Jayapura adalah ditempat ini.

Kampung Enggrose terletak di teluk Yotefa. Untuk sampai ke tempat ini kita harus naik speed selama 15 menit. Perkampungan penduduk yang terletak diatas air. Yang menarik dari tempat ini adalah adanya monumen Injil masuk Papua. Konon katanya injil pertama kali masuk di Jayapura adalah ditempat ini.

The last but not least, Raja Ampat ..... This is the paradise on earth. Warga disini mendapat edukasi untuk menjaga pantai dan laut, karena mereka tahu dengan ini mereka dapat menarik wisatawan untuk berkunjung.

The last but not least, Raja Ampat ….. This is the paradise on earth. Warga disini mendapat edukasi untuk menjaga pantai dan laut, karena mereka tahu dengan ini mereka dapat menarik wisatawan untuk berkunjung.

Berbicara mengenai Papua, saya teringat stand-up comedy bang Pandji dalam “Bhinneka Tunggal Tawa” yang bercerita tentang anak Papua dan anak Jakarta. Salah satu hal yang sangat terasa adalah dalam hal pendidikan. Banyak anak-anak yang putus sekolah, guru-guru yang jarang hadir untuk mengajar karena memilih untuk tinggal dikota, serta sarana transportasi yang tidak mendukung. Semula saya hanya fokus pada bidang kerja yang menjadi tanggung jawab saya. Namun semakin kemari dan diingatkan oleh bang Pandji bahwa terkadang kita kurang berbagi dengan memberikan waktu kita, tenaga kita, maupun apa yang kita miliki untuk bangsa ini. Oleh sebab itu, saya melibatkan diri saya untuk bergabung dengan teman-teman program untuk menggiatkan aktivitas membaca kepada anak-anak. Yang terpenting dari kegiatan rutin ini adalah kami ingin menumbuhkan rasa cinta anak-anak dengan mengenal buku terlebih dahulu sejak dini.

DSC_0078

Saya mengenal stand-up comedy pertama kali karena dapat hadiah DVD “Bhinneka Tunggal Tawa” dari suami saya yang ngefans berat sama bang Pandji. Sampai akhirnya saya jatuh cinta dengan stand-up comedy dan selalu menunggu karya berikutnya dari bang Pandji. Namun, karena di Papua belum ada yang jual DVD tersebut maka saya memilih untuk membeli melalui wsydnShop.com untuk “Merdeka Dalam Bercanda” dan baru-baru ini untuk “Mesakke Bangsaku”. Saya biasanya menyimak stand-up comedy via Youtube, karena tidak ada Kompas TV di Papua, dan tayangan stand-up comedy di Metro TV terlalu malam. Namun, karena sekarang sudah pindah ke Kendari, Sulawesi Tenggara, saya jauh lebih mudah untuk menyimak stand-up comedy di televisi.

Stand-up comedy merupakan sebuah bentuk kritik sosial yang disajikan secara cerdas, kritis, dan inspiratif. Mengajak kita untuk semakin peka terhadap setiap permasalahan di sekitar kita. (Melya Findi Astuti)

 

Sampai jumpa kakak :)

Sampai jumpa kakak 🙂

Advertisements

2 responses

  1. mohon info spot danau sentani terbaik dekat mana mbak? mks

    1. ke arah genyem cuma pasti nama daerahnya kurang tau.cuma kalau pas jalan bakal langsung kelihatan di kiri jalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: